Cendratama
Standard Operating Procedure
No. Dok: SOP-TEK-003
Rev. 01 ยท Tanggal: 12 Sep 2026

SOP Instalasi & Perawatan Jaringan (Network)

Prosedur standar untuk survei, perancangan, instalasi, konfigurasi, pengujian, dokumentasi, dan perawatan jaringan LAN/WiFi kantor serta integrasi internet.

Tujuan

Memastikan jaringan dibangun dengan topologi yang benar, stabil, aman, terdokumentasi, dan mudah dikelola.

Ruang Lingkup

Berlaku untuk instalasi jaringan baru, penambahan titik, konfigurasi router/switch/access point, dan perawatan berkala.

Peralatan & Material

  • Router / firewall (mikrotik, TP-Link, Cisco, dll.)
  • Switch managed/unmanaged sesuai titik
  • Access point / wireless router
  • Kabel UTP Cat5e/Cat6 + konektor RJ45 + tester
  • Crimping tool, cable stripper
  • Rack/Patch panel + cable management
  • Laptop + kabel console untuk konfigurasi
  • Alat tes: ping, traceroute, speedtest, IP scanner

Prosedur Kerja

1. Survei & Analisis Kebutuhan

  1. Identifikasi jumlah pengguna, perangkat (PC, printer, CCTV, POS), dan aplikasi yang dipakai.
  2. Cek kebutuhan bandwidth internet & jaringan lokal (file sharing, server).
  3. Petakan lokasi: titik jaringan, posisi router/switch, jangkauan WiFi.
  4. Catat batasan (dinding, jarak, sumber listrik) yang memengaruhi desain.

2. Desain Topologi & Skema

  1. Buat skema topologi: internet โ†’ router โ†’ switch โ†’ perangkat (dan access point untuk WiFi).
  2. Tentukan skema IP (mis. 192.168.1.0/24), DHCP scope, dan VLAN bila diperlukan (kantor/CCTV/guest).
  3. Tentukan penempatan perangkat aktif & jalur kabel (patch panel).
  4. Hitung kebutuhan: jumlah port, panjang kabel, access point, dan aksesoris.

3. Persiapan Material

  1. Siapkan router, switch, access point, kabel, konektor, dan rack sesuai desain.
  2. Crimp dan uji kabel (panjang standar; label kedua ujung).
  3. Set konfigurasi dasar router di kantor (username/password, IP) sebelum ke lokasi bila memungkinkan.

4. Instalasi Fisik

  1. Pasang rack/patch panel dan cable management dengan rapi.
  2. Instal kabel UTP di conduit/ducting; beri label di tiap titik.
  3. Pasang router, switch, dan access point di posisi strategis (access point di area terbuka).
  4. Sambungkan koneksi internet (ISP) ke router; pastikan grounding & proteksi listrik (UPS).

5. Konfigurasi Perangkat

  1. Set router: IP WAN (DHCP/static sesuai ISP), DNS, NAT, dan DHCP LAN.
  2. Atur keamanan: password admin kuat, ubah default, aktifkan firewall.
  3. Konfigurasi WiFi: SSID, password (WPA2/WPA3), band, dan bandwidth control bila perlu.
  4. Set VLAN untuk segmentasi (mis. data, CCTV, guest) bila diperlukan.
  5. Atur switch: VLAN, port, dan loop prevention (STP).

6. Pengujian (Testing)

  1. Uji konektivitas semua titik: ping ke gateway & antar perangkat.
  2. Uji internet: browsing, speedtest (up/down), dan kestabilan.
  3. Uji WiFi: jangkauan tiap area, sinyal (RSSI), dan roaming antar AP.
  4. Uji akses CCTV/POS/printer di jaringan; pastikan tidak bentrok IP (IP conflict).
  5. Cek tidak ada loop/error di switch dan CPU router normal.

7. Dokumentasi & Serah Terima

  1. Buat dokumentasi: topologi, skema IP, daftar perangkat, dan kredensial (dalam amplop aman).
  2. Beri label fisik pada router/switch/titik jaringan.
  3. Demonstrasikan pengelolaan dasar kepada admin pelanggan.
  4. Serahkan dokumentasi & jadwal perawatan; minta tanda tangan berita acara.

8. Monitoring & Perawatan

  1. Monitoring berkala: uptime, log, penggunaan bandwidth, dan suhu perangkat.
  2. Bersihkan perangkat dari debu; cek ventilasi & koneksi kabel.
  3. Update firmware bila tersedia; audit password secara berkala.
  4. Catat gangguan & solusi di log servis.

Checklist

  • Topologi & skema IP terdokumentasi
  • Semua titik terhubung & bisa ping ke gateway
  • Internet stabil & speed sesuai paket
  • WiFi menjangkau area yang disepakati
  • Password default diganti & keamanan aktif
  • Label fisik & dokumentasi diserahkan
  • Berita acara ditandatangani

Kesehatan & Keselamatan Kerja (K3)

  • Matikan listrik sebelum bekerja pada instalasi listrik
  • Gunakan tangga aman saat memasang access point/rak tinggi
  • Jangan tarik kabel melebihi batas radius tekukan
  • Rapikan kabel agar tidak menjadi bahaya tersandung

Dibuat oleh,


 
Teknisi

Disetujui oleh,


 
Supervisor / Manajer

Diterima oleh (Pelanggan),


 
Nama / Jabatan

Need help? Chat with us!